Hari kamis lalu (15 April 2010, 18.30 WIB) akhirnya kegiatan Arrow Community resmi dimulai. Dibuka dengan games yang dipimpin Veve, semua diajak berkenalan dengan menanyakan nama lengkap, alamat, tanggal lahir, dan ayat favorit secara berkelompok. Setelah itu akan dites satu persatu tentang teman yang baru dikenal itu. Semua merasa bersukacita dan bersemangat melakukan hal ini. Dan ‘kasian’ sekali untuk leader kita (kak Christy), dia ditugaskan menyebutkan smua identitas dari anggota kelompoknya. Tapi puji Tuhan, dia bisa melewati tes itu! Hahaha..
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pujian yang dipimpin oleh Paulina. Semua memuji Tuhan dengan semangat dan dengan suara lantang
, praise the Lord! Pau2 juga mengajak kami membaca beberapa ayat dari Mazmur yang bercerita tentang kebaikan Tuhan yang tiada habisnya. Kemudian pujian dilanjutkan dengan menyanyikan “Bersyukurlah” (Datanglah ke BaitNya). Setelah bernyanyi pujian, kami diajak menyembah Tuhan dan menyiapkan diri mendengarkan firman Tuhan. Semua dengan sungguh2 menyanyi “Hati Sbagai Hamba”.
Tidak lama setelah itu, pimpinan diserahkan pada kak Christy yang akan menyampaikan firman Tuhan.
Dalam firman dan kesaksiannya, dia bercerita mengapa kegiatan ini diadakan. Arrow Community yang ada di bawah Youth for Christ Indonesia dibentuk untuk menyatukan anak2 muda yang mengasihi Yesus untuk memuji Tuhan bersama2. Apapun alirannya dalam kekristenan (tmsk Katolik), asal mengasihi Yesus, maka inilah tempatnya. Selain itu, yang mendasari adalah Visi yang dia terima dari Tuhan sejak umur 12 tahun. Dia sangat rindu anak2 muda yang telah menerima keselamatan, ikut memikirkan anak2 muda lain yang belum diselamatkan.
Kak Christy membacakan satu ayat di 1 Petrus 4:17-18
Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah?
Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa?
Penekanan renungan firman Tuhan saat itu adalah, jika diantara anak2 Tuhan yang telah beroleh keselamatan dan hidup dengan mengiring Tuhan, masih saja banyak hal dalam kehidupan yang membuat mereka jauh dari Tuhan dan bahkan berbalik dari Tuhan hingga kehilangan keselamatan, maka bagaimana dengan mereka yang sama sekali tidak pernah dengar tentang firman Tuhan? Bagaimana dengan orang2 lain yang tidak pernah dengar tentang Yesus dan beroleh kesempatan menerima Yesus sbg Tuhan dan Juru Selamat?
Maka untuk itulah kegiatan dan visi ini dikerjakan. Karena fokus visi ini adalah untuk anak2 muda, maka yang menjadi target utama pelayanan ini adalah anak2 muda. Kak Christy mengajak mereka yang hadir saat itu untuk bersatu, untuk belajar ttg kebenaran lebih banyak lagi dan kemudian menyatakannya kepada anak muda yang lain.
Di tengah2 renungan diberi kesempatan untuk men-sharing-kan apa yang menjadi cita2/harapan hidup. Smua yang
datang menceritakan apa impian mereka. Menarik2 lho..ada yg pengen sekolah Alkitab, ada yg pengen jadi pengusaha dan buktikan kl smua itu hny krn Tuhan, ada yg pgn buka studio foto, pgn mandiri dulu dan ga ngrepoti ortu, jadi sutradara, dll smp jadi dosen
.
Dari sana kak Christy terus menyemangati mereka sambil mengatakan bahwa tidak mudah memikirkan cita2 sendiri sementara diminta memperhatikan kebutuhan rohani orang lain. Tapi bagaimanapun juga ini adalah perintah Tuhan untuk setiap anakNya agar “pergi dan menjadikan semua bangsa muridNya”. Sehingga apapun cita2 pribadi kita, tidak boleh menghalangi kita dalam memenuhi panggilan hidup dalam Tuhan, tetapi justru semakin memuliakan Tuhan.
Setelah itu renungan ditutup, berdoa bersama2, makan brownies yang dibawa Siska, foto2 bersama dan ngobrol2
. Semua juga bersemangat untuk kembali bersekutu minggu depan dan mengingat2 siapa teman yang bisa mereka ajak
.
~Praise The Lord~
[klik gambar untuk melihat lebih besar]
[klik tab Gallery untuk melihat dokumentasi yang lain]





0 Responses to “Serunya Arrow Community#1”